Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Friday, September 9, 2011

Bisnis Properti Indonesia Aman dari Badai Krisis

Terjadinya krisis di belahan benua Eropa dan Amerika tampaknya tidak berimbas pada perkembangan bisnis properti di Indonesia. Tingginya demand atau permintaan atas ketersediaan bangunan masih jauh lebih banyak dibanding supply atau penawaran yang disediakan oleh para pengembang properti. Krisis yang terjadi di benua Eropa atau Amerika tidak menimbulkan impact langsung terhadap Indonesia. Hal itu terbukti pada pengalaman saat krisis Amerika 2008 lalu yang tidak berdampak langsung pada perekonomian dan bisnis property di Indonesia. Selain itu, sejauh ini tidak ada hal yang perlu terlalu dikhawatirkan terhadap apa yang terjadi di luar negeri sana, mengingat masih banyaknya konsumen lokal.

Sementara itu, menurut Country Head JLL, Todd Lauchlan, krisis Eropa dan Amerika memang berimbas pada pasar global secara umum. Namun, dari segi bisnis properti dan real estate, JLL melihat bahwa Indonesia dan beberapa negara Asia lainnya seperti China, India, dan Singapura tidak terlalu terkena imbas. Karena negara-negara tersebut memiliki prospek dan ekspektasi pasar tersendiri di Asia. Ekspansi bisnis ini diharapkan mampu memompa potensi Indonesia agar lebih berkontribusi secara global. Dana akan mengalir ke Indonesia melalui penanaman modal asing, dan ini diharapkan bisa memberikan profit untuk membantu pertumbuhan bisnis property di Indonesia.

0 comments:

Post a Comment