Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Thursday, September 29, 2011

Sekilas mengenai Allianz Tower

Hari ini saya akan membagikan sedikit informasi mengenai salah satu gedung baru di Rasuna Said yakni Allianz Tower yang akan menjadi ikon terbaru Kuningan. Sebagai menara Utama di area pusat CBD di Jakarta, sangat penting bila arsitekturnya merefleksikan aspek-aspek desain yang ramah lingkungan.
Berikut ini adalah serangkaian aspek-aspek yang selaras dengan konsep ramah lingkungan :
  1. Orientasi Gedung
    Desain dari menara ini adalah bagian paling ramping pada sisi timur dan barat untuk mengurangi panas dan sinar matahari langsung.

  2. Penyerapan air secara alami
    Allianz Tower meminimalisasi area basement; oleh karena itu 70 persen dari lokasi tersebut dapat difungsikan sebagai tempat penyerapan alami air hujan. Ini merupakan hal yang penting sebagai solusi atas masalah banjir di Jakarta. Tanah di sekitar Menara dimaksimalkan sebagai penyerap alami air dan penyaring alami.                                            
  3. Daur ulang air
    80% dari limbah air akan didaur ulang untuk menyirami tanaman, air flushing untuk toilet dan untuk mengoperasikan pendingin gedung.                                                                                                               
  4. Pengumpulan air hujan
    Air hujan dikumpulkan dari area atap dan disimpan di tangki air bawah tanah untuk kebutuhan masa depan sebagai air daur ulang bersama dengan air daur ulang dari limbah sisa penyiraman.

  5. Konstruksi kaca teknologi terkini
    Konstruksi kaca double layered digunakan sebagai tampak bangunan; kombinasi dari kaca reflektif setebal 8 mm dan kaca bening setebal 6mm, dengan jarak hampa udara sebesar 12 mm di antaranya. Konstruksi kaca ganda ini akan mengurangi panas secara drastis dan menghilangkan suara lalu lintas yang berlebihan dari jalan utama.

  6. Menggunakan lampu hemat energi seperti LED dan T5 Fluorescence untuk mengurangi penggunaan listrik.

  7. Rekomendasi penggunaan Cobble Stone sebagai dasar jalan dan landasan area kemudi, sehingga dapat menjadi penyerap.alami air.

  8. Secara mayoritas areal parkir dibangun di atas tanah di dasar menara. Pilihan yang lebih ramah lingkungan dibandingkan area parkir bawah tanah multilevel karena Areal parkir di atas lebih murah dibangun tidak membutuhkan ventilasi mekanis dan penerangan buatan (pada siang hari) dan meminimalisasi area cakupan bawah tanah.

0 comments:

Post a Comment